HOUSE OF KAWASAKI ATHLETE-125 RIDERS


 
LoginLogin  PortalPortal  PendaftaranPendaftaran  IndeksIndeks  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  

Share | 
 

 Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
YoungestRicky

avatar

Jumlah posting : 10
Age : 22
Lokasi : Bandung
Registration date : 07.12.10

PostSubyek: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Sun May 01, 2011 8:57 pm

sya lg bngung nh bro" sklian.
rante dan gear mau d gnti tp kga tau mau d gnti ap..!!
ad yg tau gk rante dan gear yang baik bagi si athlete..??
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
mc00per



Jumlah posting : 4
Registration date : 21.06.11

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Tue Jun 21, 2011 9:58 am

indoparts aja gan 96rb doang...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
iti



Jumlah posting : 6
Registration date : 14.06.11

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Tue Jun 21, 2011 1:36 pm

YoungestRicky wrote:
sya lg bngung nh bro" sklian.
rante dan gear mau d gnti tp kga tau mau d gnti ap..!!
ad yg tau gk rante dan gear yang baik bagi si athlete..??

ni bro ad info tp gw lupa dr mana situsny
Rugi deh kalau nggak baca tulisan ini. MOTOR Plus membuktikan nggak selamanya harga bicara. Mau bukti? Tengok perbandingan rantai yang diuji di laboratorium Destructive Test (DT), Center For Materials Processing And Failure Analysis, Jurusan Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia.

Dites enam merek rantai. NCN, Speed, Indopart, Aspira, Honda Genuine Part, Yamaha Genuine Part dan Kawasaki Genuine Part. NCN, Speed, dan Indopart dijual di kisaran harga nggak lebih dari Rp 30.000. Rantai yang direkomendasi pabrikan lebih dari Rp 40.000.

Pengujian di DT buat melacak kekuatan rantai yang ditarik. Tentu menggunakan uji tarik. Semakin cepat putus berarti rantai nggak tahan beban. Artinya rantai gampang mulur dan nggak tahan lama.

“Standar internasional pengujian rantai di 2.000 kg. Benda yang dites pasif. Umpama di motor saat tarikan mesin awal,” ungkap Nuddin S. instruktur laboratorium DT.

Nuddin jelasin puncak kekuatan rantai di sekitar 2.000 kg. Secara umum rantai akan putus. Tapi, rantai yang memenuhi syarat putusnya di bagian pelat. “Kalau putus pada sambungan atau pin berarti sistem produksinya nggak bagus,” beber warga Depok ini.

Alat Uji
Dalam menguji tarik kekuatan rantai harus menggunakan alat ukur presisi. Alat yang dipakai Servopulser buatan Shimadzu Jepang. Kapasitas kekuatan sampai dengan 20 ton. Sepuluh kali lipat kekuatan rantai.

Alat ini dapat digunakan untuk menguji empat macam tes. Uji tarik, tekan, relaksasi dan fatique atau kelelahan. Untuk uji rantai cukup tarik. Sesuai fungsi dan waktu yang ada.

Metode Pengetesan
Sampel rantai yang diuji diambil acak dari toko di Kebon Jeruk III, Kota, Jakarta Barat. Juga sebagian didapat dari daerah Depok. Dicari yang benar-benar asli dan tidak palsu. Sehingga didapat hasil valid.

Tiap merek rantai yang diuji tarik, dibagi dua tahap. Pertama, bagian yang utuh tanpa sambungan. Tahap kedua, bagian yang ada sambungan. Posisi sambungan tepat di tengah. Bagian yang ditarik hanya 5 mata.

Pengujian pertama dites yang tanpa sambungan. Dipasang di mesin servopulser. Setelah patah akan didapat angka kekuatannya. Bahkan grafiknya bisa dilihat di hasil printer.

Pengujuan kedua yaitu rantai yang ada sambungan. Posisi sambungan pas di tengah. Kalau lima mata yang ditarik, berarti posisi sambungan di nomor 3.

Uji Statis
Ini hanya uji statis. Artinya kondisi rantai diam. Makanya hanya uji tarik. Tapi cukup mewakili untuk pengujian internasional. Sebab pabrikan rantai pun punya alat macam servopulser.

Memang seharusnya ada satu uji lagi. Namanya uji fatique atau uji kelelahan. Kondisi rantai seperti ditarik terus-menerus pada frekunsi tertentu. Sehingga seperti kerja rantai yang sebenarnya saat dinamis.

Namun uji fatique butuh waktu cukup lama. “Satu kali uji butuh waktu 8 hari,” jelas Nuddin. Bayangkan kalau menguji rantai sebanyak sekarang. Butuh waktu berapa bulan.

Hasil Tes Kekuatas Rantai 428
Tanpa Sambungan
1. NCN = 1.720 kg putus di pen (gak lulus)
2. FSCM = 1.860 kg putus di pelat
3. AHM = 1.900 kg putus di pelat
4. Yamaha = 1.920 kg putus di pelat
5. Kawasaki = 1.960 kg putus di pelat
6. Aspira = 1.960 kg putus di pelat
7. Speed = 2.000 kg putus di pelat
8. Indopart = 2.090 kg putus di pelat

Ada Sambungan
1. NCN = 1.760 kg putus di sambungan
2. FSCM = 1.860 kg putus di pelat
3. Kawasaki = 1.960 kg putus di pelat
4. Aspira = 1.870 kg putus di pelat bagian sambungan
5. AHM = 1.900 kg putus di pelat
6. Yamaha = 1.920 kg putus di pelat
7. Speed = 1.980 kg putus di pelat
8. Indopart = 2.040 kg putus di pelat

Kesimpulan:
- Rantai yang putus di pen berarti enggak lulus Rantai yang memenuhi syarat putusnya di pelat
- Rantai paling kuat yaitu buatan Indopart

(motor plus)


Tags: otomotif
Prev: Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama
Next: Oli Sokbreker Pilih Sesuai Kebutuhan
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
mc00per



Jumlah posting : 4
Registration date : 21.06.11

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Wed Jun 22, 2011 11:17 am

emang paling ajib indoparts,,,
sekali lagi yg ori tuh ga selamanya bagus...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Rollers

avatar

Jumlah posting : 2
Registration date : 19.06.09

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Thu Jun 23, 2011 1:49 pm


[/quote]ni bro ad info tp gw lupa dr mana situsny
Rugi deh kalau nggak baca tulisan ini. MOTOR Plus membuktikan nggak selamanya harga bicara. Mau bukti? Tengok perbandingan rantai yang diuji di laboratorium Destructive Test (DT), Center For Materials Processing And Failure Analysis, Jurusan Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia.

Dites enam merek rantai. NCN, Speed, Indopart, Aspira, Honda Genuine Part, Yamaha Genuine Part dan Kawasaki Genuine Part. NCN, Speed, dan Indopart dijual di kisaran harga nggak lebih dari Rp 30.000. Rantai yang direkomendasi pabrikan lebih dari Rp 40.000.

Pengujian di DT buat melacak kekuatan rantai yang ditarik. Tentu menggunakan uji tarik. Semakin cepat putus berarti rantai nggak tahan beban. Artinya rantai gampang mulur dan nggak tahan lama.

“Standar internasional pengujian rantai di 2.000 kg. Benda yang dites pasif. Umpama di motor saat tarikan mesin awal,” ungkap Nuddin S. instruktur laboratorium DT.

Nuddin jelasin puncak kekuatan rantai di sekitar 2.000 kg. Secara umum rantai akan putus. Tapi, rantai yang memenuhi syarat putusnya di bagian pelat. “Kalau putus pada sambungan atau pin berarti sistem produksinya nggak bagus,” beber warga Depok ini.

Alat Uji
Dalam menguji tarik kekuatan rantai harus menggunakan alat ukur presisi. Alat yang dipakai Servopulser buatan Shimadzu Jepang. Kapasitas kekuatan sampai dengan 20 ton. Sepuluh kali lipat kekuatan rantai.

Alat ini dapat digunakan untuk menguji empat macam tes. Uji tarik, tekan, relaksasi dan fatique atau kelelahan. Untuk uji rantai cukup tarik. Sesuai fungsi dan waktu yang ada.

Metode Pengetesan
Sampel rantai yang diuji diambil acak dari toko di Kebon Jeruk III, Kota, Jakarta Barat. Juga sebagian didapat dari daerah Depok. Dicari yang benar-benar asli dan tidak palsu. Sehingga didapat hasil valid.

Tiap merek rantai yang diuji tarik, dibagi dua tahap. Pertama, bagian yang utuh tanpa sambungan. Tahap kedua, bagian yang ada sambungan. Posisi sambungan tepat di tengah. Bagian yang ditarik hanya 5 mata.

Pengujian pertama dites yang tanpa sambungan. Dipasang di mesin servopulser. Setelah patah akan didapat angka kekuatannya. Bahkan grafiknya bisa dilihat di hasil printer.

Pengujuan kedua yaitu rantai yang ada sambungan. Posisi sambungan pas di tengah. Kalau lima mata yang ditarik, berarti posisi sambungan di nomor 3.

Uji Statis
Ini hanya uji statis. Artinya kondisi rantai diam. Makanya hanya uji tarik. Tapi cukup mewakili untuk pengujian internasional. Sebab pabrikan rantai pun punya alat macam servopulser.

Memang seharusnya ada satu uji lagi. Namanya uji fatique atau uji kelelahan. Kondisi rantai seperti ditarik terus-menerus pada frekunsi tertentu. Sehingga seperti kerja rantai yang sebenarnya saat dinamis.

Namun uji fatique butuh waktu cukup lama. “Satu kali uji butuh waktu 8 hari,” jelas Nuddin. Bayangkan kalau menguji rantai sebanyak sekarang. Butuh waktu berapa bulan.

Hasil Tes Kekuatas Rantai 428
Tanpa Sambungan
1. NCN = 1.720 kg putus di pen (gak lulus)
2. FSCM = 1.860 kg putus di pelat
3. AHM = 1.900 kg putus di pelat
4. Yamaha = 1.920 kg putus di pelat
5. Kawasaki = 1.960 kg putus di pelat
6. Aspira = 1.960 kg putus di pelat
7. Speed = 2.000 kg putus di pelat
8. Indopart = 2.090 kg putus di pelat

Ada Sambungan
1. NCN = 1.760 kg putus di sambungan
2. FSCM = 1.860 kg putus di pelat
3. Kawasaki = 1.960 kg putus di pelat
4. Aspira = 1.870 kg putus di pelat bagian sambungan
5. AHM = 1.900 kg putus di pelat
6. Yamaha = 1.920 kg putus di pelat
7. Speed = 1.980 kg putus di pelat
8. Indopart = 2.040 kg putus di pelat

Kesimpulan:
- Rantai yang putus di pen berarti enggak lulus Rantai yang memenuhi syarat putusnya di pelat
- Rantai paling kuat yaitu buatan Indopart

(motor plus)


Tags: otomotif
Prev: Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama
Next: Oli Sokbreker Pilih Sesuai Kebutuhan[/quote]

Salam kenal broo,newbie nih..hehee
mantap infonya, nice post broo!
Kl kmrn ane pk pnya ninja 150 + rante TK..mayan ajiiib tuuh
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
mc00per



Jumlah posting : 4
Registration date : 21.06.11

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Sat Jun 25, 2011 8:55 am

oke masbrooo ay jg nubi.... huakakak
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Scup d Kembo



Jumlah posting : 3
Registration date : 24.06.10

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Fri Jul 01, 2011 2:42 am

slam kenal alll Very Happy

lebih nyaman pake yg dr dealer aja om....
coz 14/36 standart dah enak pakeannya....

ane pernah coba gera belakang 42 punya ninja abis di top gear n bensin boros, emang acc naek tp g seberapa.....
pernah jg coba 38 tp pesen sendir yaa gitu sama kayak 42.......
rante juga gt dah coba yg 428 tp beraaaaaaatttttttttttttttttttt mesin jg ngoyo

hehehhehe.........
kl mesin masih standart enak pake aslinya aja om.......

kl soal rante bawaan yg sering molor coba om minta service untuk nyetel monoshock lebih di kerasin dikit........
coz setelan bawaan terlalu empuk.............. akibatnya ketika di pake neken beban yg ngaruh kerantai akhirnya.....

tq
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cEcuNgux



Jumlah posting : 14
Registration date : 09.03.09

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Thu Oct 20, 2011 11:14 pm

klo gear set indopart rationya brp ya ?? mayan tu mumer kualitas bagus
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
YoungestRicky

avatar

Jumlah posting : 10
Age : 22
Lokasi : Bandung
Registration date : 07.12.10

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Wed Oct 03, 2012 6:12 pm

Ok Thanks semua nya atas bantuan nya.
dan jadinya saya pake indoparts aj.
hehe...

Smile Smile
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
boysdontcry



Jumlah posting : 2
Registration date : 08.11.12

PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   Thu Nov 08, 2012 6:13 pm

gear shinob bro mantabb....harga 400ribuan
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete   

Kembali Ke Atas Go down
 
Rante Dan Gear Yang BAik Untuk Si Athlete
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» tanya oli samping yang bagus???
» BOX untuk Vespa PS dan PX
» CDI FIZ R untuk PX
» busi basah terus
» [ASK] Vespa Karbu Mikuni

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
HOUSE OF KAWASAKI ATHLETE-125 RIDERS :: ALL ABOUT ATHLETE-125 :: MODIFIKASI-
Navigasi: